Cerita misterinya adalah sering terjadi berpindahnya peti mati di makam ini, padahal tidak pernah ditemui perusakan semen dari luar. Jenazah pertama yang dimakamkan di tempat tersebut adalah Mrs.Thomasina Goddard. Misteri pemindahan peti dalam makam ini telah terjadi empat kali setelah makam tersebut dibeli oleh keluarga Chase.

before

after
Pada 22 Februari 1808, anak bungsu Thomas, Mary Ann Chase yang baru berusia 2 tahun meninggal, dan dimakamkan di samping peti mati Mrs. Goddard. Menyusul kematian Mary Ann, anak Thomas lainnya yang bernama Dorcas Chase juga meninggal dan dimakamkan di sana dengan peti mati timah yang berat.
Hanya beberapa minggu setelah penguburan Dorcas, sang ayah, Thomas Chase pun meninggal. Saat hendak dimakamkan, pihak keluarga kaget karena peti mati Ann dan Dorcas berantakan dan tidak berada di tempat semula. Hanya peti Mrs. Goddard yang berada diposisi semula.
Setelah pemakaman Thomas, makam itu pun kembali dibuka untuk menampung jenazah Charles Brewster Ames. Saat pintu dibuka, kembali mereka menemukan peti Thomas Chase berpindah. Hanya peti Goddard saja yang berada diposisi semula seperti sebelumnya.

Kejadian perpindahan ini kembali terjadi saat pintu makam dibuka untuk memakamkan jenazah Samuel Brewster Ames dan Thomasina Clark. Secara berturut-turut, peti keluarga Chase pun berpindah dari posisi semula tanpa ada bekas perusakan pintu yang disemen sedikitpun. Kejadian misterius ini kemudian menarik perhatian gubernur Barbados, Lord Combermere untuk memerintahkan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap makam tersebut

before
after
Pada 22 Februari 1808, anak bungsu Thomas, Mary Ann Chase yang baru berusia 2 tahun meninggal, dan dimakamkan di samping peti mati Mrs. Goddard. Menyusul kematian Mary Ann, anak Thomas lainnya yang bernama Dorcas Chase juga meninggal dan dimakamkan di sana dengan peti mati timah yang berat.
Hanya beberapa minggu setelah penguburan Dorcas, sang ayah, Thomas Chase pun meninggal. Saat hendak dimakamkan, pihak keluarga kaget karena peti mati Ann dan Dorcas berantakan dan tidak berada di tempat semula. Hanya peti Mrs. Goddard yang berada diposisi semula.
Setelah pemakaman Thomas, makam itu pun kembali dibuka untuk menampung jenazah Charles Brewster Ames. Saat pintu dibuka, kembali mereka menemukan peti Thomas Chase berpindah. Hanya peti Goddard saja yang berada diposisi semula seperti sebelumnya.
Kejadian perpindahan ini kembali terjadi saat pintu makam dibuka untuk memakamkan jenazah Samuel Brewster Ames dan Thomasina Clark. Secara berturut-turut, peti keluarga Chase pun berpindah dari posisi semula tanpa ada bekas perusakan pintu yang disemen sedikitpun. Kejadian misterius ini kemudian menarik perhatian gubernur Barbados, Lord Combermere untuk memerintahkan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap makam tersebut

