Terjelajahi~
Keamanan moda transportasi massal Jakarta, TransJakarta mendapat pukulan telak karena aksi tak senonoh yang dilakukan oleh 4 orang petugas terhadap seorang penumpang wanita yang jatuh pingsan di Halte Harmoni karena asma pada Selasa, 21 Januari 2014.
Keempat petugas ini bukannya menolong malah mencabuli penumpang yang sedang lemah tersebut di ruang genset yang gelap, sempit dan pengap. Kejadian ini membuat geram banyak orang dan menjadi perbincangan ramai di dunia maya.

Adapun identitas keempat pelaku adalah Dharman R Sitorus, Edwin Kurniawan Yuda, Irfan Lutfi Akbar dan M Kurniawan. Korban awalnya pingsan di bus TransJ jurusan Pulogadung-Harmoni. Kemudian korban diturunkan di Halte Harmoni. Korban kemudian dibawa oleh tersangka Dharman R Sitorus ke dalam ruang genset diikuti oleh 3 tersangka lain. Kepada korban, para tersangka beralasan akan memberikan pengobatan agar cepat pulih.
Di dalam ruang genset itu, para tersangka sempat memijat korban. Namun 'pertolongan' ini dilanjutkan dengan melakukan perbuatan tindak asusila terhadap korban. Namun, keempat tersangka tidak ditahan karena ada penjamin dari pihak keluarga. Salah seorang pelaku malah ada yang sampai ejakulasi di ruangan tersebut.
Salah satu rekan kerja keempat pelaku, Vita bercerita tentang sosok para pelaku. Vita menyebut keempatnya sebagai orang baik dan peduli dengan teman. "Saya kenal dekat. Mereka itu orangnya baik, asyik, care sama teman juga," kata Vita saat di Halte Harmoni, Minggu 26 Januari 2014.
(dari berbagai sumber)
Keempat petugas ini bukannya menolong malah mencabuli penumpang yang sedang lemah tersebut di ruang genset yang gelap, sempit dan pengap. Kejadian ini membuat geram banyak orang dan menjadi perbincangan ramai di dunia maya.

Lokasi kejadian pencabulan terhadap penumpang
Adapun identitas keempat pelaku adalah Dharman R Sitorus, Edwin Kurniawan Yuda, Irfan Lutfi Akbar dan M Kurniawan. Korban awalnya pingsan di bus TransJ jurusan Pulogadung-Harmoni. Kemudian korban diturunkan di Halte Harmoni. Korban kemudian dibawa oleh tersangka Dharman R Sitorus ke dalam ruang genset diikuti oleh 3 tersangka lain. Kepada korban, para tersangka beralasan akan memberikan pengobatan agar cepat pulih.
Di dalam ruang genset itu, para tersangka sempat memijat korban. Namun 'pertolongan' ini dilanjutkan dengan melakukan perbuatan tindak asusila terhadap korban. Namun, keempat tersangka tidak ditahan karena ada penjamin dari pihak keluarga. Salah seorang pelaku malah ada yang sampai ejakulasi di ruangan tersebut.
Salah satu rekan kerja keempat pelaku, Vita bercerita tentang sosok para pelaku. Vita menyebut keempatnya sebagai orang baik dan peduli dengan teman. "Saya kenal dekat. Mereka itu orangnya baik, asyik, care sama teman juga," kata Vita saat di Halte Harmoni, Minggu 26 Januari 2014.
(dari berbagai sumber)

