Terjelajahi~
Alysia Montano (28 tahun) menjadi pusat perhatian dalam lomba lari 800 meter yang diadakan pekan lalu di Sacramento, California. Dia jadi perhatian karena ketika mengikuti lomba lari tengah hamil tua.
Alysia sedang hamil 34 minggu saat dia berhasil sampai di garis finish lomba lari 800 meter bertajuk U.S. Track and Field Championships. Foto dan rekaman video keikutsertaannya pada lomba lari tersebut beredar di internet tidak lama setelah acara itu berakhir. Dia pun menjadi buah bibir karena tetap ikut lomba larir padahal sedang hamil tua.
Sementara orang-orang sibuk membicarakannya, bagi Alysia olahraga lari bukanlah hal baru. Dia merupakan pelari yang sudah lima kali menjadi juara nasional. "Aku sudah berlari sepanjang kehamilanku dan aku merasa benar-benar bahagia selama melakukan semua itu," katanya.
Saat lomba lari pekan lalu, Alysia mengakhirinya dengan catatan waktu 2 menit, 32,13 detik. Waktu tersebut hanya 35 detik lebih lambat dari catatan waktu lari terbaiknya di Monako pada 2010. Selama empat tahun terakhir dia menjadi juara nasional lari 800 meter.

Ketika Alysia sampai di garis finish, pelari dan penonton lomba memberikannya tepuk tangan meriah. Meskipun saat itu dia merupakan pelari terakhir dari kelompoknya yang sampai di garis akhir.
Sebelum mengikuti lomba lari, Alysia berkonsultasi dulu pada dokter kandungannya. Sang dokter bukan hanya memberikan izin, tapi juga mendorongnya ikut dalam lomba tersebut.
"Hal itu mengambil semua rasa takut yang selama ini di pikiran orang-orang di luar sana soal wanita yang berlari saat hamil. Yang aku rasakan justru berolahraga saat hamil membuat ibu dan bayi lebih baik. Aku melakukan semua hal yang biasanya aku lakukan (sebelum hamil)," katanya.
(News Observer, ESPN)
Alysia sedang hamil 34 minggu saat dia berhasil sampai di garis finish lomba lari 800 meter bertajuk U.S. Track and Field Championships. Foto dan rekaman video keikutsertaannya pada lomba lari tersebut beredar di internet tidak lama setelah acara itu berakhir. Dia pun menjadi buah bibir karena tetap ikut lomba larir padahal sedang hamil tua.
Sementara orang-orang sibuk membicarakannya, bagi Alysia olahraga lari bukanlah hal baru. Dia merupakan pelari yang sudah lima kali menjadi juara nasional. "Aku sudah berlari sepanjang kehamilanku dan aku merasa benar-benar bahagia selama melakukan semua itu," katanya.
Saat lomba lari pekan lalu, Alysia mengakhirinya dengan catatan waktu 2 menit, 32,13 detik. Waktu tersebut hanya 35 detik lebih lambat dari catatan waktu lari terbaiknya di Monako pada 2010. Selama empat tahun terakhir dia menjadi juara nasional lari 800 meter.

Screenshot rekaman video Alysia mengikuti lomba lari 800 m yang kemudian menjadi sensasi
Ketika Alysia sampai di garis finish, pelari dan penonton lomba memberikannya tepuk tangan meriah. Meskipun saat itu dia merupakan pelari terakhir dari kelompoknya yang sampai di garis akhir.
Sebelum mengikuti lomba lari, Alysia berkonsultasi dulu pada dokter kandungannya. Sang dokter bukan hanya memberikan izin, tapi juga mendorongnya ikut dalam lomba tersebut.
"Hal itu mengambil semua rasa takut yang selama ini di pikiran orang-orang di luar sana soal wanita yang berlari saat hamil. Yang aku rasakan justru berolahraga saat hamil membuat ibu dan bayi lebih baik. Aku melakukan semua hal yang biasanya aku lakukan (sebelum hamil)," katanya.
(News Observer, ESPN)
Sumber || terjelajahi.blogspot.com

